User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Siswa asal Indonesia kuliah di MDIS Singapore Jurusan Fashion Design dan Menghasilkan Rancangan Yang Digunakan Seleb Ternama Asal Singapura

Satu lagi karya kreatif anak bangsa lahir dari talenta muda. Ya, Agata Maureen (19 tahun), mahasiswi Jurusan Fashion Design yang kuliah di MDIS Singapore (Management Development Institute of Singapore) mencatatkan namanya sebagai salah satu mahasiswi yang memenangkan ajang kompetisi MDIS untuk memperoleh kesempatan merancang secara khusus gaun malam salah satu artis penerima penghargaan di ajang Top Star Awards 2018, Singapura.

 

Desainer, Impian dan Cita-cita

Agata Maureen sebagai seorang desainer muda berbakat telah meminati bidang mode sejak duduk di bangku sekolah menengah. Keinginannya semakin kuat hingga akhirnya ia memutuskan untuk berkuliah di luar negeri dengan jurusan impiannya. Setelah ia berkonsultasi dengan perwakilan resmi MDIS di Indonesia, yaitu ICAN Education Consultant, ia pun segera mendaftar sebagai calon mahasiswa internasional dan mengajukan aplikasinya. Impian pertamanya untuk melangkahkan kaki di studio fashion MDIS pun terwujud dan semakin melebarkan peluangnya menjadi desainer ternama.

 

Bangga, Rancangannya Dipakai Artis

Top Star Awards 2018 yang diadakan di Mediacorp pada 22 April 2018 lalu merupakan puncak acara malam penghargaan yang bergengsi bagi para artis Singapura yang mencapai sukses di tahun sebelumnya di industri hiburan lokal. Tak hanya bagi para artis  Singapura peraih penghargaan saja, acara malam itu juga menjadi momen perayaan untuk MDIS karena berhasil menampilkan hasil kreasi dua mahasiswi Sekolah Mode dan Desain, yaitu Agata Maureen dari Indonesia dan Lu Wenting dari Cina. Dua gaun rancangan mereka secara khusus dipilih oleh pemenang kategori artis terpopuler asal Singapura, Pan Ling Ling, untuk dikenakan di malam penghargaan tersebut.

“Momen yang tak terlupakan dalam hidup saya sebagai student designer di industri mode adalah ketika gaun saya dipilih oleh Pan Ling Ling untuk dikenakan di acara Top Star Awards 2018,” ungkap Maureen saat ditemui pihak MDIS usai acara. Ia pun menambahkan bahwa MDIS telah memberinya ruang untuk berkreasi melalui kesempatan untuk berpartisipasi dalam kompetisi. Setelah terpilih sebagai salah satu pemenang kompetisi tersebut, Maureen pun diberi kepercayaan untuk mendesain gaun karyanya untuk karpet merah Top Star Awards 2018. Maureen mengaku dari berbagai pengalaman, ia bisa belajar banyak hal.

 

Inspirasi Gaun Enchanted Garden

Gaun rancangan Maureen yang dikenakan Pan Ling Ling terinspirasi dari panorama sebuah enchanted garden. Oleh karenanya, ia membuat detail gaunnya dari dedaunan dan bunga-bunga berwarna emas yang ia beli khusus dari Indonesia. Maureen ingin membuat rancangannya tampak simpel tetapi elegan seperti tema yang dipilihnya. Khusus untuk detail gaunnya, ia menjahit sendiri dengan tangan agar rancangannya tampil haute couture. Kain tulle menjadi bahan pilihan utama untuk rancangannya tersebut dengan dominasi warna pink.

 

Dukungan MDIS

Agata Maureen menuturkan bahwa jalannya menempuh kuliah di jurusan desain MDIS tidak bebas tantangan. Meski sebelum menempuh pendidikan di MDIS ia pernah mengikuti kursus singkat desain di Jakarta selama 6 bulan, tetapi keterampilan menjahit belum dimilikinya. Maureen mengaku, itulah tantangan terberatnya di MDIS. Berkat dukungan para dosen pengajar dan rekan-rekan mahasiswa, ia berhasil mengatasi keterbatasannya tersebut. Belum genap setahun menempuh pendidikan di jurusan tersebut, Maureen telah mahir menjahit. Ini menunjukkan komitmen Jurusan Fashion Design MDIS untuk konsisten membina generasi baru yang kreatif dan profesional dalam bidang desain fashion, pemasaran dan branding, promosi produk fashion melalui edukasi bertaraf internasional dan kualitas pembelajaran yang tinggi.

 

Gaun rancangan Maureen yang telah berhasil menghiasi ajang Top Star Awards 2018, Singapura ini menjadi penyemangat untuk mengembangkan cita-citanya untuk go international, bukan hanya sebagai desainer lokal. Menurutnya, MDIS sangat mendukung dan memfasilitasi langkahnya, melalui sarana dan prasarana yang disediakan pihak kampus seperti studio fashion yang tetap buka hingga pukul 23.00 WIB sehingga ia bisa mengerjakan rancangannya hingga overtime. Pendekatan pembelajaran seperti praktik inilah yang berhasil mengintegrasikan konsep teoritis dengan berbagai aspek lainnya yang memperkaya pengalaman.

Jika Anda ingin mengetahui informasi lebih lanjut tentang kuliah di MDIS Singapore untuk Jurusan Fashion Design, silakan menghubungi tim konsultan pendidikan yang tertera di halaman web ini, atau nomor kontak berikut:

  • (021) 54210200 (Gading Serpong)
  • (021) 66670204 (Pluit Village Mall)
  • (021) 22553272 (Taman Palem Lestari)
  • (021) 22213833 (Bintaro)
  • (0274) 5016618 (Yogyakarta)

Sampaikan pertanyaan  Anda melalui email:  This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 
Konsultasi Gratis

Isi formulir registrasi di bawah ini:

Powered by BreezingForms