User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Ini cara yang lebih banyak dipakai oleh mahasiswa internasional yang sekolah di New Zealand. Wajar saja karena penerima beasiswa memang sangat sedikit jumlahnya.

 

Pemerintah New Zealand. pihak imigrasi New Zealand memberikan izin bekerja maksimal 20 (dua puluh) jam seminggu untuk mereka yang kuliah di NZ. Tentu dengan persyaratan tertentu.

 

Jenis pekerjaannya biasanya adalah blue-collar jobs seperti misalnya juru bantu tukang masak (kitchen hand), pramusaji di restoran (waiter) atau juru bersih kantor (commercial cleaner). Walaupun begitu penghasilannya terhitung lumayan. Perjam biasanya dibayar sekitar NZ$12 sampai NZ$14. Pukul rata jika bekerja penuh 20 jam seminggu maka si mahasiswa bisa mendapatkan penghasilan sekitar NZ$250 (sebelum kena pajak).

 

 

Dibandingkan dengan biaya hidup sekitar NZ$ 200 – NZ$ 300 seminggu maka penghasilan ini hampir bisa menutupi biaya hidup seorang mahasiswa internasional di New Zealand. Apalagi pada saat liburan sekolah mahasiswa ybs diberikan kesempatan untuk kerja penuh selama 40 jam seminggu.

 

Selain itu untuk memperoleh pekerjaan di New Zealand juga diperlukan rekomendasi/referensi dari orang setempat (penduduk NZ) yang mempunyai posisi yang cukup tinggi dan dianggap mengetahui karakter dari si pencari kerja.

 

Untuk mahasiswa biasanya yang bisa memberikan rekomendasi adalah pimpinan international office atau staf pengajar yang diberi wewenang oleh pihak universitas.

 

Di New Zealand ini referensi seperti di atas adalah syarat mutlak untuk memperoleh pekerjaan. Pihak employer atau pemberi kerja biasa akan menghubungi orang yang memberi referensi melalui telepon untuk memastikan informasi dari si pencari kerja. Setinggi apapun latar belakang pendidikan si pencari kerja tanpa referensi bisa dipastikan tidak akan memperoleh pekerjaan di manapun di New Zealand.

 

*selamat mencoba dan sukses selalu

 
Konsultasi Gratis

Isi formulir registrasi di bawah ini:

Powered by BreezingForms